SATU RUANG, BERJUTA MAKNA: PERTEMUAN PUNCAK DAN SALAM PERPISAHAN KKM KELOMPOK 22 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG, KEPADA SEMUA YAYASAN LEMBAGA DI AULA MASJID AGUNG JAMI’ MALANG

Malang, Kamis 5 Februari 2026Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, mengikuti perpisahan terakhir bersama ketua yayasan dari semua lembaga Masjid Agung Jami' Malang. Mulai dari Abu Al-Yatama, Madrasyah Diniyah, KB-TK dan juga Pondok Pesantren Masjid Agung Jami' Malang.

        Pagi itu, Aula Masjid Agung Jami’ Malang menjadi saksi sebuah pertemuan yang sarat akan makna kebersamaan. Di dalam ruang rapat yang sejuk dan tenang tersebut, duduk melingkar para pimpinan unit dan tokoh lembaga masjid yang selama ini menjadi pilar pergerakan Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Pertemuan ini bukan sekadar penutupan biasa, melainkan momen rasa kebersamaan dan ucapan terima kasih sebelum mahasiswa kembali ke bangku perkuliahan.

        Suasana ruang rapat terasa begitu hangat saat satu per satu tokoh hadir. Di meja utama, tampak Bapak Mahmudi selaku Sekretaris Masjid, yang membuka pertemuan dengan nada penuh wibawa namun kebapakan. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran Kelompok 22 telah memberikan warna tersendiri dalam kehangatan bersama di masjid. Di sampingnya, Ibu Ulfi Andrian Sari, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), menatap bangga ke arah mahasiswanya. Beliau menghaturkan terima kasih yang mendalam kepada pihak yayasan yang telah bersedia memberi tempat tinggal dan kenyamanan yang telah diberikan bagi anak didiknya.

          Satu per satu pimpinan unit memberikan testimoninya, dimulai dari Bapak Ikhwan Kurniawan, S.Pd. Beliau memaparkan bagaimana keceriaan mahasiswa telah menghidupkan suasana di KB-TK. Tak lama kemudian, Ibu Nisfuana, S.Ag., S.Pd., M.Pd. menyambung dengan nada haru, mengisahkan ketulusan mahasiswa saat membimbing santri di Madrasah Diniyah (Madinah). Beliau menekankan bahwa kedekatan mahasiswa dengan santri adalah prestasi yang lebih tinggi daripada sekadar angka di kertas nilai.


Penyerahan cinderamata kepada bapak Mahmudi selaku sekretaris Masjid Agung Jami' Malang.


Penyerahan cinderamata kepada bapak Ikhwan kurniawan S.Pd
selaku ketua KB-TK Masjid Agung Jami' Malang.


Penyerahan cinderamata kepada bapak Lukman
selaku pengurus Abu Al-Yatama Masjid Agung Jami' Malang.

      Di tengah aula, prosesi penyerahan kenang-kenangan dilakukan secara simbolis kepada Bapak Mahmudi dan para pimpinan unit lainnya. Momen ini menjadi puncak kegiatan dari berakhirnya masa bakti Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Pertukaran senyum, jabatan tangan yang erat, dan tatapan mata penuh terima kasih menjadi bahasa isyarat bahwa sebuah ikatan kekeluargaan telah lahir di sini.

        Pertemuan di ruang rapat tersebut ditutup dengan doa bersama yang menggetarkan hati. Ruangan yang tadinya penuh dengan diskusi teknis, mendadak senyap dalam kekhusyukan, memohon agar ilmu yang dibagikan menjadi berkah dan silaturahmi yang dibangun menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat.

      Mahasiswa KKM, melangkah keluar dari aula masjid dengan perasaan yang lapang namun berat untuk berpisah. Mereka menyadari bahwa pertemuan di satu ruang rapat tersebut adalah rangkuman dari sebuah perjalanan hebat. Mereka pulang membawa bekal berharga: ketertiban dari Bapak Mahmudi, bimbingan dari Ibu Ulfi, kesabaran dari Bapak Ikhwan, kedalaman ilmu dari Ibu Nisfuana, kasih sayang dari Bapak Soleh, keberanian dari Ibu Syahrotsah, dan kelembutan hati dari Ibu Anik. Terimakasih semuanya dan sampai berjumpa di lain waktu untuk semua yayasan lembaga di Masjid Agung Jami' Malang tercinta.

Beberapa kenangan foto kegiatan Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, pada semua yayasan lembaga yang ada di Masjid Agung Jami' Malang;


Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 
bersama adik-adik dan Guru TK-KB Masjid Agung Jami' Malang.


Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 
bersama adik-adik dan Guru Abu Al-Yatama Masjid Agung Jami' Malang.


Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 
bersama adik-adik dan Guru Madrasah Diniyah Masjid Agung Jami' Malang.


Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 
bersama pengurus Radio Madinah FM Masjid Agung Jami' Malang.


Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 
ikut serta dalam menyukseskan Majelis Al-Khidmah di depan Masjid Agung Jami' Malang.


Mahasiswa KKM Kelompok 22 
mengabdi menjadi santri di Pondok Pesantren Masjid Agung Jami' Malang.


Kesimpulan yang dapat diambil bagi kami Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang;

    "Perjalanan di Masjid Agung Jami’ Malang bukan sekadar tentang menuntaskan program kerja kuliah, melainkan tentang bagaimana ketujuh tokoh hebat dan setiap sudut yayasan ini telah berhasil membentuk ulang cara kami memandang ketulusan, kesabaran, dan pengabdian yang sesungguhnya."

    "Kami datang sebagai orang asing yang membawa buku dan teori, namun kami pulang sebagai bagian dari keluarga besar Masjid Agung Jami’ yang membawa bekal kearifan dari KB-TK, Madin, Abu Al Yatama, hingga ruang siar radio dalam sanubari kami."

    "KKM 22 di Masjid Agung Jami' adalah sebuah prosesi memanusiakan manusia, sebuah perjalanan singkat yang meninggalkan jejak pengabdian abadi di setiap lini layanan yayasan."

    "Kesimpulan dari pengabdian KKM Kelompok 22 adalah terciptanya kolaborasi harmonis antara nilai akademik dan spiritualitas, di mana bimbingan para pimpinan unit dan DPL telah mengubah mahasiswa dari pengajar menjadi pembelajar yang peka terhadap realitas sosial dan pendidikan."

    "Melalui arahan Bapak Mahmudi dan Ibu Ulfi, serta bimbingan teknis dari Bapak Ikhwan, Ibu Nisfuana, Bapak Soleh, ibu Syahrotsah, dan Ibu Anik, kami menyimpulkan bahwa kunci keberhasilan pengabdian masyarakat terletak pada kerendahan hati untuk mendengar dan ketulusan untuk berbagi."

                                                                                

    
             SEKIAN DARI KAMI MAHASISWA KKM KELOMPOK 22 MULTIVIDA HIKMARA
                                         
                     UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA  MALIK IBRAHIM MALANG

                             TERIMAKASIH DAN SAMPAI JUMPA DI LAIN KESEMPATAN
                        
                              WALAIKUMSALAM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH




Komentar