CAHAYA PERJALANAN AGUNG: PERINGATAN ISRA MI'RAJ BERSAMA MAHASISWA KKM KELOMPOK 22 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG, DI MADRASAH DINIYAH MASJID AGUNG JAMI' MALANG

Malang, Kamis 15 Januari 2026 Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang,  memperingati ISRA' MI'RAJ Di Masjid Agung Jami’ Malang

        Sore itu, suasana di Madrasah Diniyah (Madin) terasa lebih syahdu dari biasanya. Lantunan shalawat yang menggema merdu dari lisan para santri pada saat sore di sekitar kawasan Masjid Jami’. Hari ini, Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, bersama seluruh keluarga besar Madin berkumpul dalam satu saf yang rapat untuk memperingati sebuah peristiwa monumental dalam sejarah Islam: Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

        Peringatan Isra Mi’raj ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momen bagi mahasiswa KKM Kelompok 22 untuk melebur dalam nilai-nilai spiritual. Persiapan telah dilakukan sejak siang hari; para mahasiswa bahu-membahu dengan para santri menghias panggung sederhana, menyiapkan konsumsi, hingga mengatur tata letak ruangan. Kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran KKM bukan hanya soal program kerja fisik, tetapi tentang menjalin ikatan batin melalui syiar agama.



        Acara dibuka dengan pembacaan Maulid Diba', ayat suci Al-Qur’an, dan cerita Isra' Mi'raj yang dilantunkan dengan sangat indah oleh ananda Naufal Mahasiswa KKM kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang,  membuat suasana seketika menjadi hening dan penuh takdzim.
      
       Bagi para mahasiswa, momen ini adalah pengingat bahwa di tengah hiruk-pikuk tugas akademik, ada ruang ruhani yang harus tetap diisi. Puncak acara diisi dengan mauidzah hasanah atau ceramah agama yang mengulas makna perjalanan Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga menuju Sidratul Muntaha. "Tema utama yang diangkat adalah tentang kedisiplinan dan urgensi shalat lima waktu sebagai buah tangan dari perjalanan agung tersebut."

        Para mahasiswa KKM Kelompok 22 menyimak dengan saksama, merenungkan bagaimana nilai-nilai Isra Mi’raj, seperti keteguhan hati dan kepatuhan kepada perintah Allah yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat mereka sedang menjalankan tugas pengabdian di tengah masyarakat. Ceramah tersebut mengingatkan bahwa kesuksesan sebuah pengabdian tidak hanya diukur dari hasil yang terlihat mata, tetapi dari seberapa kuat hubungan spiritual kita dengan Sang Pencipta.

        Selesai ceramah, acara dilanjutkan dengan penyerahan juara lomba sambung ayat, hafalan nadom aqidatul awam, dan pegon  dan dilanjut doa bersama yang dipimpin oleh salah satu asatidz Madin. Doa-doa tulus dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, keberkahan ilmu bagi para santri, serta kelancaran tugas bagi para mahasiswa KKM. Suasana haru sempat menyelimuti ruangan saat semua yang hadir menundukkan kepala dalam kepasrahan yang sama

            Peringatan Isra Mi’raj di Madrasah Diniyah ini meninggalkan kesan mendalam, bagi Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Membawa semangat baru, menyadari bahwa pengabdian masyarakat adalah bentuk "perjalanan" kecil mereka untuk menebar manfaat. Melalui peringatan ini, Mahasiswa berharap api semangat dari peristiwa Isra Mi’raj dapat terus menyala dalam setiap program kerja yang mereka jalankan. Bahwa setiap langkah kaki menuju kebaikan, sekecil apa pun itu, adalah bagian dari perjalanan menuju derajat yang lebih mulia di sisi Allah SWT.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGABDI & BERKONTRIBUSI: MAHASISWA KKM KELOMPOK 22 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG, RESMI DITERIMA DI MASJID AGUNG JAMI' MALANG

MENGABDI DAN BERSINEGRI: MAHASISWA KKM KELOMPOK 22 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG, HARI PERTAMA MASUK DI KB-TK MASJID AGUNG JAMI' MALANG