MENJEMPUT BERKAH, MENEBAR KASIH: PERINGATAN ISRA MI'RAJ MAHASISWA KKM KELOMPOK 22 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG DI YAYASAN ABU Al YATAMA MASJID AGUNG JAMI' MALANG
Malang, Minggu 18 Januari 2026 Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, memperingati ISRA' MI'RAJ Abu Al-Yatama Di Masjid Agung Jami’ Malang.
Peringatan Isra Mi’raj tahun ini terasa begitu menyentuh hati. Jika biasanya acara peringatan dilakukan di gedung-gedung besar, Kelompok 22 memilih untuk merayakannya di tengah keluarga besar Abu Al Yatama. Persiapan dilakukan dengan penuh gotong royong; mahasiswa bersama adik-adik panti menata ruangan dengan sederhana namun khidmat.
Acara dibuka dengan sholat sunnah dhuha, pembacaan Istigosah, dilanjut Maulid diba', dan membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an oleh mahasiswa KKM Kelompok 22. Suaranya yang jernih dan tulus seolah membawa keteduhan, mengingatkan semua yang hadir pada peristiwa perjalanan malam Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga menembus Sidratul Muntaha.
Inti dari peringatan ini adalah penyampaian nilai-nilai Isra Mi’raj yang dikemas secara interaktif oleh mahasiswa Kelompok 22. Tidak hanya sekadar ceramah searah, para mahasiswa mengajak adik-adik Abu Al Yatama berdialog mengenai hikmah terbesar Isra Mi’raj, yaitu perintah shalat lima waktu.
Para mahasiswa menekankan pesan bahwa sebagaimana Rasulullah mendapatkan kekuatan setelah "Tahun Kesedihan" melalui peristiwa Isra Mi'raj, maka shalat dan kesabaran adalah kekuatan utama bagi setiap mukmin, termasuk bagi adik-adik di panti asuhan. Pesan ini disampaikan untuk memotivasi mereka bahwa meski tumbuh dalam keterbatasan fisik tanpa orang tua yang lengkap, mereka adalah anak-anak istimewa yang selalu berada dalam penjagaan Allah SWT.
Setelah sesi materi spiritual, suasana khidmat berubah menjadi hangat dan penuh tawa. KKM Kelompok 22 menyisipkan kegiatan kuis Islami seputar sejarah Nabi dan pemberian apresiasi kecil-kecilan. Senyum merekah di wajah anak-anak Abu Al Yatama, menghapus sekat antara mahasiswa yang sedang mengabdi dan anak-anak yang sedang mendamba kasih sayang.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang sangat khusu'. Dipimpin oleh pengasuh yayasan, doa-doa dipanjatkan untuk kebaikan para donatur, keberhasilan studi mahasiswa KKM, dan terutama bagi masa depan anak-anak Abu Al Yatama agar menjadi generasi yang shalih-shalihah dan bermanfaat bagi bangsa.
Peringatan ini berakhir dengan memberikan voucher uang, menyisakan kenangan indah di hati setiap orang. KKM Kelompok 22 pulang dengan membawa semangat baru-semangat untuk terus menjaga ibadah shalat dan semangat untuk menyelesaikan sisa masa KKM dengan pengabdian yang lebih tulus. Karena bagi mereka, perjalanan KKM ini adalah "Isra" kecil mereka menuju kebermanfaatan yang nyata.

.jpeg)
.jpeg)












Komentar
Posting Komentar