MERAJUT KEHANGATAN DARI BALIK MIKROFON: MAHASISWA KKM KELOMPOK 22 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG, MENGUDARA PADA PROGRAM PROBLEMATIKA "FAMILY CORNER" RADIO MADINAH FM
Malang, Rabu 28 Januari 2026 Mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, melakukan siaran program "FAMILY CORNER" RADIO MADINAH FM Masjid Agung Jami’ Malang
"Family Corner" bukan sekadar program bincang-bincang biasa. Ia adalah wadah bagi keluarga-keluarga di Malang Raya untuk membasuh dahaga akan tips pengasuhan, keharmonisan rumah tangga, dan solusi atas problematika dalam keluarga. Bagi mahasiswa Kelompok 22, mengisi program ini adalah sebuah tanggung jawab moral untuk menyelaraskan teori-teori akademik yang mereka pelajari di kampus dengan realita sosial yang dihadapi orang tua di masa kini.
Saat lampu "On Air" mulai menyala, suasana studio berubah menjadi ruang tamu yang hangat. Dengan gaya bicara yang santun namun tetap energik, para mahasiswa menyapa para "Sobat Madinah" (sebutan akrab pendengar). Mereka membedah tema-tema krusial yang menyentuh relasi orang tua dan anak, serta bagaimana membangun ketahanan keluarga di era digital.
Dalam siaran tersebut, mahasiswa KKM Kelompok 22 membawa perspektif yang segar. Mereka memadukan nilai-nilai luhur yang diajarkan di lingkungan Masjid Agung Jami’ dengan pendekatan psikologi keluarga modern. Diskusi mengalir mulai dari pentingnya manajemen emosi dalam rumah tangga, hingga cara-cara kreatif menanamkan adab pada anak sejak usia dini.
"Keluarga adalah madrasah pertama, dan orang tua adalah gurunya," ucap salah satu perwakilan mahasiswa melalui mikrofon. Pesan ini bergema kuat melalui frekuensi radio, mengingatkan pendengar bahwa keharmonisan keluarga adalah fondasi utama bagi masyarakat yang kuat. Interaksi pun terjalin melalui pesan teks dan telepon; para pendengar memberikan respon positif, merasa terbantu dengan sudut pandang anak muda yang peduli pada isu-isu kekeluargaan.
Pihak pengelola Radio Madinah FM mengapresiasi kontribusi mahasiswa ini. Kehadiran KKM Kelompok 22 dianggap memberikan warna baru dan energi positif pada segmen "Family Corner", membawa napas intelektual muda yang selaras dengan nilai-nilai dakwah masjid. Siaran diakhiri dengan sebuah kesimpulan indah: bahwa setiap rumah tangga memiliki tantangannya masing-masing, namun dengan komunikasi yang terbuka dan landasan iman yang kuat, setiap badai bisa dilewati bersama.
KKM Kelompok 22 meninggalkan Studio Radio Madinah FM dengan rasa syukur yang mendalam. Mereka telah membuktikan bahwa pengabdian masyarakat bisa dilakukan melampaui batas fisik desa atau sekolah; ia bisa merambat melalui udara, masuk ke rumah-rumah warga, dan duduk manis di sudut-sudut keluarga. Melalui "Family Corner", mahasiswa KKM Kelompok 22 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, telah menanamkan pesan bahwa kebahagiaan sejati dimulai dari pintu rumah kita sendiri.

Komentar
Posting Komentar